Pajak Daerah Yang Dikelola Pemerintah Kota Tasikmalaya

Pajak Daerah adalah kontribusi wajib kepada daerah yang terutang oleh orang pribadi atau badan yang bersifat memaksa berdasarkan Undang-Undang, dengan tidak mendapatkan imbalan secara langsung dan digunakan untuk keperluan daerah bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Adapun Beberapa Pajak Daerah yang dikelola Pemerintah Kota Tasikmalaya adalah sebagai berikut :

  1. Pajak Hotel   

Pajak Hotel adalah pajak atas pelayanan yang disediakan oleh Hotel. Hotel adalah fasilitas penyedia jasa penginapan/peristirahatan termasuk jasa terkait lainnya dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga motel, losmen, gubuk pariwisata, wisma pariwisata, pesanggrahan, rumah penginapan dan sejenisnya serta rumah kos dengan jumlah kamar lebih dari 10 (sepuluh).

Tarif Pajak Hotel :

  • Hotel 10%
  • Khusus kos-kosan dengan jumlah kamar lebih dari 10 : 5%
  1. Pajak Restoran

Pajak Restoran adalah pajak atas pelayanan yang disediakan oleh Restoran. Restoran adalah fasilitas penyedia makanan dan/atau minuman dengan dipungut bayaran, yang mencakup juga rumah makan, kafetaria, kantin, warung, bar dan sejenisnya termasuk jasa boga/katering.

Tarif Pajak Restoran :

  • Nilai penjualannya diatas rp.300.000 s.d rp 500.000 : 5%
  • Nilai penjualannya diatas rp. 500.000 : 10%
  1. Pajak Hiburan

Pajak Hiburan adalah pajak atas penyelenggaraan Hiburan. Hiburan adalah semua jenis tontonan, pertunjukan, permainan dan/atau keramaian yang dinikmati dengan dipungut bayaran.

Tarif Pajak Hiburan :

  • Tontonan film : 10%
  • Pagelaran kesenian,musik,tari dan atau busana : 15%
  • Kontes kecantikan dan sejenisnya : 15%
  • Kontes binaraga dan sejenisnya : 10%
  • Pameran : 15%
  • Karaoke dan sejenisnya : 75%
  • Sirkus,akrobat dan sulap : 10%
  • Permainan bilyar : 15%
  • Permainan boling : 20%
  • Pacuan kuda : 10%
  • Hiburan kendaraan bermotor dan permainan ketangkasan : 15%
  • Refleksi,mandi uap/spa dan pusat kebugaran (fitness) : 10%
  • Pertandingan olahraga : 10%
  1. Pajak Reklame

Pajak Reklame adalah pajak atas penyelenggaraan Reklame. Reklame adalah benda, alat, perbuatan atau media yang bentuk dan corak ragamnya dirancang untuk tujuan komersial memperkenalkan, menganjurkan, mempromosikan atau untuk menarik perhatian umum terhadap barang, jasa, orang atau badan, yang dapat dilihat, dibaca, didengar, dirasakan dan/atau dinikmati oleh umum.

  • Tarif Pajak Reklame : 25%
  1. Pajak penerangan jalan

Pajak Penerangan Jalan adalah pajak atas penggunaan tenaga listrik, baik yang dihasilkan sendiri maupun diperoleh dari sumber lain.

  • Tarif pajak penerangan jalan : 10%
  • Penggunaan tenaga listrik dari sumber lain oleh industri : 3%
  • Pertambangan minyak bumi dan gas : – %
  • Penggunaan tenaga listrik yang dihasilkan sendiri : 1,5%
  1. Pajak Parkir

Pajak Parkir adalah pajak atas penyelenggaraan tempat parkir di luar badan jalan, baik yang disediakan berkaitan dengan pokok usaha maupun yang disediakan sebagai suatu usaha, termasuk penyediaan tempat penitipan kendaraan bermotor. Parkir adalah keadaan tidak bergerak suatu kendaraan yang tidak bersifat sementara.

  • Tarif Pajak Parkir : 25%
  1. Pajak Air tanah

Pajak Air Tanah Adalah pajak yang dipungut atas setiap pengambilan dan/atau pemanfaatan Air Tanah.

  • Tarif Pajak Air tanah : 20%
  1. Pajak Mineral bukan logam dan batuan

Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah pajak atas kegiatan pengambilan mineral bukan logam dan batuan, baik dari sumber alam di dalam dan/atau permukaan bumi untuk dimanfaatkan. Mineral Bukan Logam dan Batuan adalah mineral bukan logam dan batuan sebagaimana dimaksud di dalam peraturan perundang-undangan di bidang mineral dan batubara.

  • Tarif Mineral bukan logam dan batuan : 25%
  1. Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan

Pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan adalah pajak atas bumi dan/atau bangunan yang dimiliki, dikuasai dan/atau dimanfaatkan oleh orang pribadi atau badan, kecuali kawasan yang digunakan untuk kegiatan usaha perkebunan, perhutanan dan pertambangan. Bumi adalah permukaan bumi yang meliputi tanah dan perairan pedalaman serta laut wilayah Kabupaten/Kota. Bangunan adalah konstruksi teknik yang ditanam atau dilekatkan secara tetap pada tanah dan/atau perairan pedalaman dan/atau laut.

  • Tarif pbb-p2 untuk njop sampai dengan rp. 1.000.000.000,-  : 0,125%
  • Tarif pbb-p2 untuk njop diatas  1.000.000.000,-  : 0,225%
  1. Bea perolehan hak atas tanah dan bangunan

Bea Perolehan Hak atas Tanah dan Bangunan adalah pajak atas perolehan hak atas tanah dan/atau bangunan. Perolehan Hak atas Tanah dan/atau Bangunan adalah perbuatan atau peristiwa hukum yang mengakibatkan diperolehnya hak atas tanah dan/atau bangunan oleh orang pribadi atau Badan.

  • Tarif BPHTB 5%
Sumber :
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 8/2010 Tentang Pajak BPHTB
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 5/2010 Tentang Pajak Air Tanah
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 4/2011 Tentang Pajak Daerah
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 6 /2012 Perubahan Atas Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 4/2011 Tentang Pajak Daerah
Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 2 /2014 Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Kota Tasikmalaya No 4/2011 Tentang Pajak Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *